Minggu, 05 September 2010

Keutamaan shalat subuh

Ikhwahfillah, sudah terlalu banyak tulisan
dan ceramah agama yang menjelaskan
tentang keutamaan shalat berjamaah,
baik di media cetak, media massa atau
mimbar-mimbar masjid. Tetapi mengkaji
ilmu Allah yang maha luas tidak cukup
hanya sekali dua kali, sudah menjadi
fitrah manusia untuk lupa terhadap
sesuatu, meski sudah sering didengar.
Maka dari itu kita mesti saling
mengingatkan kepada sesama saudara.
Perintah Melaksanakan Shalat Subuh
Beberapa ayat dan hadits yang berkaitan
dengan perintah melaksanakan shalat
subuh:
1. Al Israa ayat 78 Dirikanlah shalat dari
sesudah matahari tergelincir sampai
gelap malam dan (dirikanlah pula shalat)
subuh. Sesungguhnya shalat subuh itu
disaksikan (oleh malaikat). (QS. Al Israa :
78)
2. Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim Dan
dari Abu Hurairah r.a. berkata : Rasulullah
saw bersabda : Tidak ada shalat yang
lebih berat bagi orang munafik daripada
shalat shubuh dan isya, dan andaikan
mereka mengetahui pahalanya tentu
mereka akan medatanginya meskipun
dengan merangkak-rangkak.(HR. Bukhari,
Muslim)
3. Hadits Riwayat Muslim dan Tarmidzi
Rasulullah SAW bersabda: "Barangsiapa
yang shalat Isya dengan berjamaah maka
seakan-akan ia mengerjakan shalat
setengah malam, dan barangsiapa yang
mengerjakan shalat shubuh berjama'ah
maka seolah-olah ia mengerjakan shalat
semalam penuh. (HR. Muslim dan
Turmudzi dari Utsman RA).
4. Hadits Riwayat Bukhari "Barang siapa
yang solat dua waktu yang dingin, maka
akan masuk syurga." (Hadis riwayat
Bukhari). 5. Hadits Riwayat Bukhari dan
Muslim Rasulullah SAW bersabda yang
bermaksud: "Kami sedang duduk bersama
Rasulullah SAW, ketika melihat bulan
purnama. Baginda berkata, "Sungguh
kamu akan melihat Rabb (Allah),
sebagaimana kamu melihat bulan yang
tidak terhalang dalam memandangnya.
Apabila kamu mampu, janganlah kamu
menyerah dalam melakukan solat
sebelum terbit matahari dan solat
sebelum terbenam matahari. Maka
lakukanlah." (Hadis riwayat Bukhari dan
Muslim)
Keutamaan Shalat Subuh
Sholat subuh merupakan ibadah yang
bagi sebagian orang terasa berat untuk
dilakukan di awal waktu. Mereka terbuai
oleh nikmatnya tidur. Sadar atau tidak
sadar rutinitas kehidupan manusia
menjadi siklus kantuk, tidur, bangun, dan
beraktivitas.
Sebuah sunnatullah yang telah dilekatkan
pada penciptaan manusia. ''Dan Kami
jadikan tidurmu untuk istirahat. '' (QS An-
Naba' [78]: 9).
Adzan untuk panggilan sholat Subuh agak
berbeda. Ada tambahan ucapan
ashsholatu khoirumminan naum
sebanyak dua kali yang artinya sholat
lebih baik daripada tidur. Ini menandakan
betapa istimewanya shalat pada waktu
ini. Seorang Muslim bila dibiarkan begitu
saja (tertidur), akan memilih untuk
merehatkan dirinya sampai terjaga
hingga terbit matahari dan meninggalkan
solat Subuh, atau mengerjakan sholat
Subuh tidak pada waktunya yang benar.
Salah satu keutamaan shubuh adalah
Rasulullah SAW mendoakan umatnya
yang bergegas dalam melaksanakan solat
Subuh, sebagaimana sebutkan dalam
hadist: "Ya Allah, berkatilah umatku
selama mereka suka bangun subuh (yaitu
mengerjakannya)." (Hadis riwayat
Tarmidzi, Abu Daud, Ahmad dan Ibnu
Majah).
Bahkan, Allah Azza WaJalla berfirman:
"Dan bersabarlah kamu bersama-sama
dengan orang-orang yang menyeru
Tuhannya di pagi dan senja hari dengan
mengharap keredaan-Nya, dan janganlah
kedua matamu berpaling daripada
mereka kerana mengharapkan perhiasan
duniawi, dan janganlah kamu mengikuti
orang yang hatinya sudah Kami lalaikan
daripada mengingati Kami, serta
menuruti hawa nafsunya dan adalah
keadaannya itu melampaui batas." (Surah
al-Kahfi, ayat 28)
Keutamaan solat Shubuh diberikan
ganjaran pahala melebihi keindahan dunia
dan seisinya, sebagaimana disebutkan
dalam hadis riwayat Imam at-Termizi:
"Dari Aisyah telah bersabda Rasulullah
SAW, dua rakaat solat Fajar pahalanya
lebih indah daripada dunia dan seisinya."
Begitulah keistimewaan solat Subuh.
Apakah yang menghalang kita untuk
menyingkap selimut dan mengakhiri tidur
untuk melakukan solat Subuh?
Shalat Subuh Bagi Kesehatan Manusia
Sejak lama banyak orang yang
mempertanyakan kenapa kita diharuskan
bangun pada pagi buta untuk melaksakan
shalat subuh. Selain untuk melaksanakan
kewajiban sebagai hamba yang beriman,
adakah manfaat lain yang bisa diambil
oleh manusia. Ketika Allah menurunkan
sebuah perintah akan sesuatu, kadang
kita memang tidak mengerti manfaat
dibalik itu semua, hingga kita mencarinya
sendiri. Sebab ilmu pengetahuan manusia
tidak dapat mencapai hakikat penciptaan
Allah seluruhnya.
Hal ini pun dibarengi oleh penelitian dari
banyak ilmuwan mengenai kesehatan,
meski tidak secara langsung meneliti
tentang shalat subuh tetapi sebagian
besar penelitian mengenai kesehatan
manusia tersebut akan bisa diambil
kesimpulan akhir terhadap orang yang
melakukan aktivitas shalat pada
umumnya, mulai dari wudhu, bacaan,
hingga gerakan. Berbagai jawaban dari
semua disiplin ilmu tentunya akan banyak
dijumpai dan membedah serta
memberikan jawaban akan manfaat
shalat subuh itu. Dikemukakan data
bahwa shalat subuh bermanfaat karena
dapat mengurangi kecenderungan
terjadinya gangguan kardiovaskular. Pada
studi MILIS, studi GISSI 2 dan studi-studi
lain di luar negeri, yang dipercaya sebagai
suatu penelitian yang shahih maka
dikatakan puncak terjadinya serangan
jantung sebagian besar dimulai pada jam
6 pagi sampai jam 12 siang. (Hikmah
Sholat Subuh Bagi Kesehatan Jantung,
gealgeol.com)
Keilmuan modern telah mengukuhkan
tentang keberadaan gas O3 (ozon), yang
mengandung prosentase oksigen yang
tinggi dan dapat mencapai puncak
reaksinya pada waktu shalat Subuh, lalu
berkurang secara bertahap hingga terbit
matahari.
Sebenarnya, fakta ini tidak membutuhkan
suatu penemuan ataupun pengokohan,
karena Anda sendiri bisa mudah
mengamati kebersihan dan kesegaran
udara pada waktu shalat Subuh
dibandingkan dengan waktu siang hari.
Udara pada waktu Subuh masih bersih
dan belum tercemari kebersihan dan
kesegarannya dengan apapun. Udara ini
dapat menyegarkan hati, menguatkan
paru-paru, memperbarui sel-sel yang
mati, menyuplai tubuh dengan oksigen,
mengeluarkan karbon dioksida,
membersihkan darah dari kotoran-
kotoran, memperbaiki kinerja organ-
organ tubuh, merenggangkan urat-urat
syaraf, menyembuhkan berbagai penyakit
syaraf, rheumatik, dan asma.
Penutup
Mudah-mudahan mulai saat ini kita tidak
lagi memandang sholat sebagai
perintahNya akan tetapi memandangnya
sebagai kebutuhan kita. Sehingga tidak
merasa berat dan terpaksa dalam
menjalankan ibadah dan selalu shalat
subuh didahului dengan shalat sunnah
dan kalau dapat jalan ke mesjid.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar